BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Sunday, May 26, 2019

Jalan Rusak ; Excavator milik SG Group Melintasi Jalan Semen Milik Pemerintah

5/26/2019 10:11:00 PM
"Excavator Milik Pengusaha melintas jalan Desa yang tidak sesuai peruntukkan jalan untuk alat Berat, dan Akhirnya membuat Rusak Infrastruktur yang dibangun"


Tanjung Leidong - Buser News, Sejumlah warga Kec. Kualuh Leidong Labura khususnya warga simpang 3 merasa kesal atas alat berat jenis eksavator Milik Sg Group melakukan rolin di jalan umum persisnya di jalan lintas simpang tiga menuju Desa Simandulang baru baru ini .

Walaupun tidak diperbolehkan untuk melintasi jalan desa, excavator tetap melintasi dengan dalih jangan salahkan alat beratnya, dan tetap bertahan dan menyalahkan pemborong jalan Desa tersebut.

Bobot excavator yang melebihi ketahanan jalan tetap melintas tanpa sanksi keras, "Tingkat Tonase Excavator mencapai lebih kurang 20 ton tidak layak melewati jalan kelas 3 A  dimana maksimal hanya boleh di lewati 8 ton" ungkap Heri Subekti salah satu organisasi masyarakat laskar harimau labura pada wartawan 26/minggu.

Akibatnya, dengan berat yang sangat bertolak belakang ,jalan umum mengalami kerusakan dalam arti pecah pecah di bagian pinggir beton. 

Lanjut hasan, perusahaan SG Group seharusnya mengerti, jalan umum jenis cor semen tidak layak untuk di lewati oleh alat berat yang kapasitas tonasenya dua kali lipat lebih berat dari daya tampung jalan semen tersebut. 

Pemerintah sudah dengan susah payah menghabiskan dana milliaran untuk jalan tersebut, jangan se enaknya pihak pengusaha menghancurkannya. Kata hasan. 

Amri Nasution toko pemuda Kualuh Leidong mengatakan dengan tegas,  yang namanya jalan semen tidak layak untuk di lewati alat berat jenis excavator. "Apa pun ceritanya,   Jelas ini pihak pengusaha bisa di tuntut merusak fasilitas jalan umum milik pemerintah", 

Sementara dari perwakilan pihak pengusaha, saat di konfirmasi tim media melalui via hp  beliau mengatakan," jangan salahkan beko, salah kan siapa pemborongnya ujarnya dari seberang sana".

Disisi lain Kepala dinas  Pekerjaan Umum kabupaten labuhanbatu Utara Edwin ST  saat di konfirmasi terkait hal rusaknya bagian jalan akibat alat berat excavtor, itu jalan Semen kelas 3A yang kapasitas daya tahan hanya maksimal 8 tone, lebih dari itu gak tidak di perbolehkan, 

"Intinya ,jalan semen tidak boleh di lewati roda besi, permukaan nya bakal hancur, kalau kelebihan tonase, bagian dalam cor akan retak dan patah, lama kelamaan akan hancur." Ungkap Kadis PU Kabupaten Labuhanbatu Utara. (Red.Su / M. Parulian Panjaitan)
Baca:.

Wednesday, May 15, 2019

Judi Togel Marak di Kualuh Leidong, Kapolsek diminta Tindakan Nyatanya

5/15/2019 10:15:00 PM
"Ketua LSM Gebrak RI menyikapi maraknya Judi Togel di wilayahnya, perlu sikap dan aturan yang tegas dari aparatur"

Labuhanbatu Utara - Buser News, Ketetapan Hukum baik dengan Penerapannya dari awal selalu diuji untuk memberantas segala kegiatan yang melanggar Hukum, namun dalam kenyataan masih ditemukannya dan bebasnya tindakan kejahatan tersebut akibat adanya pembiaran maupun faktor faktor backupan dari oknum untuk mendapatkan keuntungan.

Salah satu penyakit masyarakat (PEKAT) kian lama sangat meresakan warga ,  selain kriminalitas, Narkoba bahkan peredaranya saat ini sudah meluas sampai ke beberapa desa, Judi Toto Gelap pun beroperasi dan dilakukan oleh bandar togel yang terkesan secara terselubung dan kian hari meracuni kehidupan masyarakat yang ada disekitarnya

"Diantaranya Judi togel (toto gelap) yang masih beroperasi di bulan Ramadhan walaupun sudah mendapat laporan dari masyarakat", ungkap ketua Lsm Gebrak RI Kualuh Leidong  Arjuna,  Rabu 15/5.

Informasi dan investigasi didapat di lapangan, keberadaan para bandar togel sudah tersebar menguasai beberapa desa yang ada di Kualuh Leidong sampai ke pelosok perdesaan.

Menurut warga setempat, saat ini ada beberapa agen togel di Kecamatan Kualuh Leidong mengembangkan jaringan masing-masing,ada yang memasang lapak dengan cara sembunyi-bunyi , ada juga melalui layanan teknologi via SMS pada HP.

Akibat maraknya dan terbiarkan Judi Togel yang marak terjadi menjadikan pekerjaan rumah dari Penegakan Hukum yang selayaknya segera dilakukan aparatur penegak hukum yang nota benenya memiliki kekuasaan dan Instruksi untuk melakukan tindakan baik dengan persuasif maupun tindakan tegas, karena apapun itu adalah sebuah perbuatan yang telah melanggar Hukum dan merugikan.

Namun jawaban maupun informasi yang didapat dari aparatur selalu menjadi perhatian dan sorotan media, kejelasan informasi akan penyakit masyarakat apakah semakin berkurang ataupun bertambah, untuk dapat disampaikan menjadikan arah Hukum jauh dari harapan untuk perubahan akan ketaatan terhadap peraturan maupun norma norma Hukum yang ada, dan sudah sampai dimana pencegahan itu dilakukan.

Saat di konfirmasi Teman Teman media Kapolsek AKP Sharul  melalui via seluler terkait maraknya judi di  kecamatan Kualuh Leiidong, Beliau mengatakan," coba hubungi aja kanit Reskrim. Katanya singkat.

Warga yang berinisial HR berharap judi togel (toto gelap) bersih dari peredaran di kecamatan Kualuh leidong kabupaten Labura.  (Red.Su / Parulian.P)
            
Baca:.

Friday, May 10, 2019

Ifrastruktur Tak Layak Pemerintah Malah Tutup Mata, apakah Korupsi dibiarkan...!!!!

5/10/2019 12:19:00 PM
"Jalan Baru dibangun namun sudah amblas, dana Negara kemana semua itu"

Labuhanbatu Utara - Buser News, Infrastruktur merupakan jantungnya sebuah pusat pemerintah, dan selalu dibanggakan namun kenyataan pahit dialami warga yang memang dinina bobokan akan program desa untuk memperbaiki desa maupun perkotaan.

Hal ini tampak pada Jalan Stadion kelurahan Tanjung  Leidong ambruk yang kerap menyebabkan kecelakaan.

Dari Pantauan di lapangan Jumat,10/5, pada sepanjang jalan Stadion, cukup parah di titik jalan yang paling parah dapat dilihat di depan kantor Koramil Tanjung Leidong.

Salah satu supir bernama ibas mengaku Kecewa kepada pemerintah Karena tidak ada upaya untuk melakukan perbaikan jalan Ini"tidak ada perbaikan dari pemerintah untuk jalan ini Sudah bertahun tahun jalan ini rusak "Kata ibas

Ironis lagi jalan ini adalah jalan menuju kantor Polisi kantor Camat kantor kantor lain nya Kekecewaan yang sama juga di sampai kan Warga bernama ijek "saya heran kenapa jalan utama kelurahan tg Leidong

"Pemetintah sudah gagal dalam menjalankan roda pemerintahan, bila didepan mata mereka tidak ada nampak kerusakan sedangkan mereka diam dan tidak melakukan apa apa", ungkap warga tempatan yang kesal.

"Sifat keburukan dan kebohongan publik yang selama ini dielu elu dan diagungkan bahwa tidak ada kerusakan dan semuanya lancar lancar saja asal bapak senang" ungkapan kekecewan dan tiada kepercayaan disampaikan warga Kualuh Leidong yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu Kecamatan Kualuh leidong kabupaten Labura tak kunjung di perbaiki ,pemerintah Masyarakat berharap pemerintah segera mencari solusi untuk memperbaiki jalan tersebut terlebih lagi ini jalan utama ke kantor kantor pemerintah. (Red.Su/Parulian)
Baca:.

Saturday, May 4, 2019

Fun Bike Yang Diikuti Wakil Pimpinan BRI Wilayah Bersama Dengan Kodam I/BB

5/04/2019 09:01:00 PM

"Wakil Pimpinan Wilayah BRI Sumut Bersama Dengan Pangdam Kodam I / BB pada Fun Bike pada Giat April 2019 yang diselenggarakan Kodam I/BB"


Medan, Buser News -Pimpinan Wilayah BRI Sumatera Utara melalui wakil Pimpinan Wilayah BRI Wahyu Hidayat, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin angin bersama dengan Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjend TNI M S Fadhila melakukan fun bike, sekaligus bertatap muka dengan prajurit Yonif Raider 100 PS Namu Ukur Kecamatan Sei Bingei, Jumat (3/5/2019)

Pangdam Mayjen TNI M S Fadhila mengatakan dilaksanakan fun bike ini bertujuan untuk memotivasi dalam menjaga kesehatan tubuh, sehingga para perajurit selalu sehat dan bugar, sehingga dapat menjalankan aktifitas serta tugas sehari–hari, dengan maksimal dan penuh semangat.

Sebab dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, sebab masih banyak tugas yang harus dilaksanakan oleh seorang prajurit, baik dalam menjaga kedaulatan NKRI, juga dalam menjaga keamanan di Pemilu 2019 jelang penghitungan suara dari KPU pada 22 Mei 2019 nanti.

"Kita harus bisa memastikan masyarakat Sumatera Utara khususnya, merasa aman dan terlindungi. Untuk itu, jika nanti terdapat indikasi rawan kerusuhan disuatu tempat, kita harus mampu dengan segera untuk menetralkannya," pintanya.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin mengajak masyarakat Langkat untuk bersama membantu TNI dan Polri, menjaga konduktifitas dan keamanan negeri bertuah itu.

"Menjelang pengumuman KPU dari hasil penghitungan suara pada 22 Mei 2019 nanti, mari kita semua berdoa untuk keamanan dan kesatuan negeri ini, serta ikut berpartisifasi menjaga ketentraman," katanya.

Fun bike itu diikuti 130 orang mengambil rute Kodam I Bukit Barisan menuju Jalan Amal menuju Jalan Bunga Raya kemudian ke Jalan Timbang Langkat, lalu menuju ke Jalan Namu Ukur Langkat dan finish di Mako Yonif Raider 100/PS.

Hadir juga Kasdam I Bukit Barisan Brigjen TNI Hasanudin, Pimpinan wilayah BRI Medan Rudi Sidharta, Danyon Raider 100/PS Letkol Inf Lizardo Gumay, Wali Kota Binjai Muhammad Idham, Dandim 0203 Langkat Letkol Inf Syamsul Alam, Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Waka Polres Langkat Kompol Hendrawan.
 
Terkait dengan Fun Bike yang diadakan bersama dengan Kodam Wakil Pimpinan Wilayah BRI Sumatera Utara memberikan apresiasi bahwa dengan kegiatan olahraga seperti ini dapat memberikan stamina yang kuat dan jiwa yang kuat, terang Wahyu Hidayat, dan program program dari BRI merupakan kesinambungan yang tiada terputus dengan kerjasama yang telah terjalin dengan BRI dan Kodam I/BB.

Wakil Pimpinan Wilayah BRI Sumatera Utara juga berkesempatan mengucapkan selamat menunaikan ibadah Puasa bagi umat Muslimin dan muslimat, karena giat ini adalah menuju kita untuk bersama sama menjalankan ibadah dibulan suci dengan jiwa yang tulus dan ikhlas. (Red.Su)   
Baca:.

Thursday, May 2, 2019

Senja Fresh Cafe Hadir Dengan Sajian yang bisa menggugah selera

5/02/2019 12:53:00 AM
Medan - Buser News, Santai dengan minum coffee sudah menjadi sebuah trend dan hoby untuk kongko kongko maupun bertukar informasi sesama rekan maupun temen di Senja Fresh Cafe di Jalan Pabrik Padi Simpang Jalan Pabrik Tenun.

Cafe kecil yang dikelola tiga anak muda yang energic dan berinovasi dengan busines Kuliner maupun Minuman Coffee dengan sajian yang mengundang rasa nikmat dan santai di waktu sore sampai malam.

"Cafe ini kami kelola dengan menu unggulan kami, Cafe senja fresh, coffe v-60, mozito, ada ayam kremes M3," ungkap Cut Yuna yang didampingi rekannya Roza dan Anggi, 2/4/2019 di cafee senja jalan Pabrik Padi Simpang Pabrik Tenun.

Penyajian yang menarik dengan cita rasa coffee tidak kalah bersaing dengan cafe terkenal lainnya, selain nikmat, lokasi yang dekat dengan jalan Sekip sekitar 200 meter, dan Jalan Ayahanda.

Cofee yang disajikan dan diolah barista Roza dari Kopi Gayo, "kopi yang kami sajikan Kopi Gayo," ungkap Roza kembali.

Ayam kremes M3 adalah istilah nama sajian ayam kremes yang bertolak dan berpandu dari tiga anak muda yang berjuang dan berinovasi serta memulai usaha bisnis bersama meraih cita cita bersama dengan cita rasa senja segar.

"Kami ingin mengembangkan bisnis ini, dan keinginan kami bersama mewujudkan apa yang telah kami cita cita kan, walaupun kami masih muda namun kami ingin mewujudkan apa yang ada pada diri kami", timpal Cut.

Dari segi semangat dan pengunjung cafee senja fresh menunjukkan bahwa cafee yang dikelola tiga anak muda cocok untuk tempat nongkrok anak muda, maupun orang tua seakan menjadi segar seperti nama cafee yang dikelola para pengusaha muda. (Red.Su)
Baca:.

Rumah disantroni Pelaku yang Notabene Residivis dan berhasil di bekuk Polsek Kualuh Hulu

5/02/2019 12:05:00 AM

Labuhanbatu utara - Buser News, Perbuatan Melakukan Melawan Hukum maupun akibat dan sebab terjadinya kriminalitas yang dilakukan para pelaku tidak ada peduli dimana dan kapan mereka lakukan, yang ada akibat perbuatan tersebut identik dengan para pengguna Narkotika dan bisa saja berkaitan, hal ini harus menjadi concern dan perhatian semua pihak.

Peristiwa Hukum pun tetjadi di Kabupaten Labuhanbatu Utara, hal ini dilakukan Sepesialis Bongkar Rumah, Hendra Gunawan Hasibuan, 35 tahun , Warga Lingkungan III Kampung Toba Kelurahan . Aek Kanupan Timur Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara di Sergap Polisi Karna Melakukan Pencurian, rabu 01/05

Kejadian Pada Hari Selasa tgl 23 April 2019 sekira pukul 21.00 Wib, Dipson Tambunan Warga Jalan Ahmad Doyan lingk. III Kel. Aek Kanopan Timur Kec. Kualuh Hulu Kab. Labura. 

Saat bangun Tidur  Dipson Sangat Terkejut  melihat 1 unit HP merk Nokia dan 1 buah tas plastik yg berisi uang sebesar Rp.13.500.00 dan beberapa kartu seperti kartu ATM, kartu perobatan, dan Barang Lainnya, sudah tidak ada lagi di dalam kamar. 

Kemudian korban keluar kamar dan melihat pintu belakang rumah sudah terbuka dan ada bekas congkelan. 

Merasa Keberatan Korban Lalu Membuat Laporan dengan LP / 50 / IV / 2019 / Sek. Kualuh Hulu.

Atas  Loporan  tersebut, Unit reskrim dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Gunawan Sinurat, SH, melakukan cek TKP.

Tim yang dipimpin Kanit langsung mengejar Pelaku, dari hasil lidik di lapangan dan informasi dari para saksi, diketahui pelakunya adalah Hendra Gunawan Hasibuan, warga Kelurahan Aek Kanopan.

Selanjutnya pada hari Selasa tanggal. 30 April 2019 sekitar pukul 16.00 Wib, tim reskrim yg dipimpin oleh Kanit Reskrim berhasil menangkap pelaku di Kelurahan Aek Kanopan Kec. Kualuh Hulu.

Dari pelaku, disita barang bukti berupa 2 unit HP, sejumlah uang, sebatang kayu bulat, sebuah linggis, kartu ATM, dll. 

Dari Informasi  diketahui pelaku melakukan pencurian tersebut seorang diri, pelaku merupakan resedivis perkara curat (bongkar Rumah).

Sementara saat dikonfirmasi ke Kapolsek Kualuh Hulu Melalui Kanit Reskrim Ipda Gunawan Sinurat membenarkan bahwa pencurian dilakukan residivis seorang diri.

Dan saat Ini Pelaku dan Barang bukti Diamankan ke Mako untuk Mempertanggung jawabkan perbuatannya.(Red.Su/Parulian)
Baca:.

Friday, April 12, 2019

4 bangunan ruko Dekat Bolu Meranti Terbakar dengan Letupan

4/12/2019 02:15:00 AM
"Empat unit Bangunan Ruko terbakar karena ledakan, sepuluh orang korban, diantaranya dua orang korban meninggal"

Medan, Buser News - Jalan kriung, kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, kamis (11/4) tepatnya menjelang maghrib berkisar jam 18.30, dikejutkan adanya suara ledakan yang mengakibatkan empat unit bangunan ruko terbakar.

Penyebab kebakaran diketahui dari lokasi karena meledaknya tabung gas dari salah satu bangunan ruko, yang dijadikan sebagai usaha, roti, manisan maupun usaha penjual sate.

Sementara itu warga sekitar yang mendengar adanya suara dentuman keras yang mengakibatkan kebakaran "Kami terkejut, ada suara ledakan, dan kami melihat langsung kelokasi, setelah beberapa menit tim pemadam kebakaran datang, dan tim bromob dengan penjinak bom tiba dilokasi serta BPBD kota medan berdatangan," ungkap warga yang tidak ingin disebutkan namanya

Selain BPBD tampak juga dari tim PGN dilokasi, bersama dengan aparat keamanan lainnya dilokasi.

Pada musibah kebakaran 4 unit bangunan ruko ada 10 korban, dan 2 orang meninggal yang lainnya yang menjadi korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Royal Prima untuk mendapatkan perawatan.

Sampai saat ini identitas para korban belum diketahui. Sementara petugas pemadam kebakaran dan BPBD Kota medan serta dari Tim Penjinak Bom tampak dilokasi TKP. Selanjutnya Pengamanan area lokasi dilakukan dari Tim Brimob.            

"Kami masih lakukan pemadaman api, dan mencari korban yang ada dilokas, Nanti hasil terbarunya akan disampaikan," ujar manajer Pusdalops BPBD Kota medan, M Yunus.Tobing membenarkan kejadian itu. 

Saat dikonfirmasi awak media Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing membenarkan kejadian itu.“Petugas masih bekerja untuk menyelamatkan orang yang ada di dalam runtuhan bangunan di Jalan Kruing,” jelasnya. (Red.Su/tim)


Baca:.

Thursday, April 11, 2019

Grand Prize Penarikan Undian Simpedes Di Peroleh Nasabah Ka.Unit Tanjung Sari

4/11/2019 10:47:00 AM
"Pimca BRI Cabang Iskandar Muda Armansyah, mengapresiasi Kinerja anggotanya dan Nasabah yang setia bersama BRI"

Medan, Buser News - BRI  Cabang Iskandar Muda dengan Pencapaiannya dari tahun 2017 sampai Maret 2019,  adanya Peningkatan dan atas kepercayaan masayarakat terhadap BRI Cabang Iskandar Muda dengan unit Se-Kanca Medan Iskandar Muda.

Armansyah Pimpinan Cabang Iskandar Muda mengapresiasi jajarannya yang telah memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, dan dengan hal tersebut peningkatan dan prestasi setiap unit membuat BRI semakin meningkatkan system pelayanan, seiring dengan peningkatan pelayanan meningkat pula kepercayaan masyarakat untuk menyimpan dananya di BRI.

Hal ini disampaikan Pimpinan BRI Cabang Iskandar Muda pada Penarikan Undian Simpedes Periode Semester II 2018, penarikan Undian se-Kanca Medan Iskandar Muda, di Istana Koki, Kamis (11/4), "Kenaikkan jumlah yang sangat membanggakan dari tahun 2017 sampai maret 2019, simpedes ditahun 2019 ini berjumlah 258,811 rekening  untuk pinjaman naik pula".

"peningkatan juga terjadi pada jumlah rekening bank tersebut yang pada posisi akhir Agustus 2018 tercatat sebanyak 249.841 rekening atau bertambah dari posisi Desember 2017 yang masih sebanyak 241.258 rekening", terang Armansyah kembali.

Hingga saat ini, BRI Kanca Medan Iskandar Muda memiliki 4 kantor cabang pembantu, 21 BRI Unit, 10 Teras BRI, 6 Kantor Kas, 344 EDC Brilink dan 1.059 web Brilink.

"Penarikan undian Simpedes dilakukan 2 (dua kali) dalam setahun", terang Pimpinan BRI Cabang Iskandar Muda kembali. 

Sementara itu Nasabah turut menghadiri penarikan Undian Simpedes Periode Semester II dari unit unit Se-Kenca Medan Iskandar Muda.

Tampak Hadir pada acara tersebut, Asisten Manajer Pemasaran PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Iskandar Muda, notaris  Syarifah dan para saksi dari Kepolisian Iptu Kasir Nasution, dan Dinas Kesejahteraan Sosial, serta puluhan nasabah BRI se-Kanca Medan Iskandar Muda.

''Sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah khususnya nasabah tabungan Simpedes di se-kanca Medan Iskandar Muda, kami memberikan berbagai hadiah menarik mulai dari hadiah biasa, hadiah utama diantaranya televisi,kulkas,mesin cuci hingga hadiah motor dan hadiah Grand Prize satu unit mobil, yang diundi dua kali dalam setahun," ujar Armansyah.

Selanjutnya acara penarikan Undian pun digelar yang dilakukan Pimca yang didapat atas Nasabah Maslan Sitepu BRI dari Unit Tanjung Sari yang diwakili Ka.Unit BRI untuk menerima hadiah. (Red.Su)
Baca:.

Tuesday, April 9, 2019

Eks white Coffe cafe Rata Sudah dengan Tanah

4/09/2019 12:43:00 AM
"7 unit bangunan Ruko menjadi satu dengan tanah"

Medan, Buser News - Sekitar jam 18.30 wib , Senin, 8/4/2019, tampak keramaian dan kemacetan di jalan ring road yang dikenal dengan nama jalan Gagak Hitam.

Jalanan dikerumunin massa yang terkejut dengan adanya informasi bahwa ada bangunan rubuh dan rata dengan tanah.

Sebelumnya bangunan yang roboh dipergunakan tempat nongkrong dan dikenal dengan white coffee cafe, dan seiring jalan usaha cafe berubah menjadi tempat ŕeflexi.

Informasi dihimpun tim awak media bahwa bangunan tersebut sedang dalam tahap renovasi dan sudah beberapa hari ditutup, " bangunan ini tidak beroperasi sudah 2 hari", ungkap warga yang terkejut disaat kejadian robohnya bangunan tersebut.

Di lokasi langsung tiba aparat Kepolisian Sektor Sunggal yang dipimpin Oleh Kompol. Yasser Ahmadi, untuk melakukan penyidikan sebab rubuhnya 7 bangunan ruko di Jalan Gagak Hitam, apakah ada korban diakibatkan rubuhnya 7 bangunan ruko tersebut.

Kompol. Yasser memyampaikan kepada tim awak media bahwa mereka sudah langsung berkomunikasi kepada pemilik bangunan, bahwa bangunan tersebut sedang dalam tahap renovasi, dan yang ada hanya para tukang.

Untuk saat ini belum dapat disimpulkan apakah ada korban atau tidak, dan tim dari Kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan lokasi.

"Kami sudah mencari dan menghimpun informasi dari pemilik bangunan, dari keterangan saksi yang melihat kejadian rubuhnya bangunan tersebut, bahwa sudah 2 hari tutup," terang Kapolsek.Medan Sunggal saat memeonitor kejadian di lokasi. 8/4.

Sementara itu didapat informasi bahwa bangunan yang roboh tersebut diduga tidak memiliki izin mendirikan bangunan. (Red.Su/Tim)
Baca:.

Saturday, April 6, 2019

Pengusaha Galian C Ilegal Lolos Dari jerat Hukum

4/06/2019 02:14:00 PM
"Pengusaha Galian C bebas tanpa ada Tindakan Nyata dari Pemangku Kebijakan"

Serdang Bedagai, Buser News Peraturan hanya sebuah peraturan yang memiliki celah untuk Para Pengusaha untuk melakhkan kecurangan dengan peruntukkannya atas Peraturan yang dikeluarkan Bupati

Dengan kurang nya Pengawasan Dinas Terkait Disinyalir Peraturan Bupati ( PERBUB ) Nomor : 26 Tahun 2016 Tentang Gerakan Sawah Mandiri, Disalah Gunakan. 

Pengusaha galian C pun semakin merajalela di sekitaran kecamatan Perbaungan karena sering lepas dari jeratan hukum. Walau sudah berulang kali dilakukan penangkapan alat berat excapator beko, yang di lakukan oleh Polres Sergai Dan Poldasu, namun tidak di temukan satupun pelaku galian C sampai di meja hijau. 

Sementara kerugian keuangan negara akibat kegiatan ini hingga mencapai milyaran Rupiah, Hal ini diakibatkan banyaknya pengusaha galian C yang nakal, senin (5/4). 

Diantara Peraturan Bupati tersebut, Peraturan Bupati ( PERBUB ) Nomor : 26 Tahun 2016 Tentang Gerakan Sawah Mandiri menjadi ajang kesempatan bagi pengusaha galian yang nakal untuk meraup keuntungan, dengan dalih GSM namun apa yang terjadi banyaknya penyalah gunaan pengorekan galian tanah saat di lokasi, seperti pendalaman sawah yang tidak sewajarnya, seharusnya Dinas Pertanian harus ekstra dalam menangani cetak sawah seperti yang terjadi di desa kota galuh sawah yang di cetak menjadi sawah lagi dengan kedalaman sekitar setengah meter menggunakan alat berat excavator dan anggutannya menggunakan dumb truk. 

Saat dalam pemantauan Tim media, saat berada di Lokasi galian masih terlihat hilir mudik dump truck, sehingga disinyalir adanya permainan antara pemerintahan kecamatan melalui trantib dengan pihak pengusaha galian C,  sehingga memuluskan niat pengusaha untuk tetap menjalankan aksinya. 

Diantaranya di Perbaungan Serdang Berdagai, diduga diantara pengusaha lainnya yang dari pantauan media , disaat akan mengkonfirmasi kepada pengusaha yang berinisal D tidak mau untuk ditemui wartawan atas galian yang dilakukannya di Desa Kota galou.

Begitu juga dari Salah satu Pengusaha lainnya dari galian C ini diduga oknum Polri yang berlokasi berinisal S , di Desa Bingkat dan selanjutnya galian dibuang ke Desa Citaman Perbaungan.

Sementara pengaturan atas Galian C diatur dalam Peraturan Mentri Lingkungan Hidup nomor 11 Tahun 2006 Tentang Jenis rencana usaha dan kegiatan yang wajib dilengkapi dengan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan Dalam Peraturan Mentri ini menyebutkan bahwa, Bahan galian non logam atau bahan galian golongan C termasuk dalam bidang sumber daya energi dan mineral dimana jenis usaha galian C termasuk dalam bidang sumber daya energi dan Mineral, dimana jenis usaha Galian C ini wajib dilengkapi dengan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan. 

Berdasarkan PP Nomor : 13 Tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, Pasal 1 menyatakan kawasan pedesaan adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama pertanian, termasuk pengelolaan sumberdaya alam dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat pemukiman, Pedesaan,  pelayanan jasa pemerintah, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi. Pada Pasal 63 dalam UU NO. 26 Tahun 2007 bahwa saknsi bisa diberikan berupa pengembalian fungsi ruang sanksi pidana lain sesuai pada pasal 69 untuk perubahan, akan di pidana 3 tahun dan denda 500. 000. 000 ( Lima Ratus Juta) Rupiah. 

Sementara itu Imam Susanto selaku wakil Ketua DPD NGO HDIS saat di konfirmasi Tim beberapa waktu sebelumnya ( 14/2 ) terkait Galian C yang terjadi di Perbaungan akhir akhir ini Mengatakan ” Aturan mengenai galian C berikut sanksi pidananya sudah jelas bunyinya bagi pihak yang melakukan pengrusakan lingkungan termaktub secara jelas seperti yang tertera dalam Undang Undang yang berlaku, Bahkan, tidak tanggung-tanggung ancaman kurungan penjaranya diatas 5 tahun dan atau denda hingga miliaran rupiah, tegas Imam. 

Lanjutnya menambahkan” Seharusnya semua dinas terkait dapat bekerjasama agar kinerja galian C tepat sasaran dan tidak sampai merusak Fasilitas Umum seperti Sat Pol PP Sebagai Penegak Perda jelas tidak di Fungsikan di serdang Bedagai seharusnya Satpol PP bisa mengontrol kinerja galian C agar tepat sasaran sesuai Peraturan Bupati ( PERBUB ) Nomor : 26 Tahun 2016 Tentang Gerakan Sawah Mandiri,  Dan Dinas DLLAJ sergai seharusnya dapat mengawasi dan mengontrol tonase muatan pada sesuai kapasitas jalan, sehingga armada yang melintasi jalan kabupaten tidak melebihi tonase sehingga dapat mengurangi dampak kerugian pada keuangan negara, Dinas Pertanian seharusnya kroscek lapangan galian tanah urug apakah sudah sesuai dengan peruntukan," Papar Imam. 

Sementara itu keadaan atas tindakan para pengusaha galian C sudah dilaporkan namun masih menunggu tindakan dari pihak pihak yang terkait, "Semua kejadian ini juga sudah dikoordinasikan kepada Pihak Polres Serdang Bedagai, untuk dapat ditindak lanjuti", ungkap Manalu warga yang melihat hilir mudik dump truck yang melintas didepannya. Jumat, (5/4/2019.(Red.Su)
Baca:.

Friday, April 5, 2019

Pemilu Yang Jujur dan Adil Menjadi Prioritas Utama Para Petinggi

4/05/2019 10:39:00 PM
"Persiapan Pengamanan Pemilu Serentak"

Belawan, Buser News - Pesta Demokrasi sebentar lagi akan diadakan untuk memilih yang terbaik akan pemimpin di negeri ini.

Kewajiban dan keharusan untuk mengamankan menjadi tanggung jawab semua pihak untuk melancarkan dan mensukseskan Pemilihan serentak.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP IKHWAN LUBIS S.H M.H,menghadiri kegiatan Rapat Kesiapan Pengamanan Pelaksanaa Pemilu 2019 wilayah Kota Medan bertempat di Hotel Aston, Medan. (5/4/2019)

Dalam rapat kesiapan itu ikut dihadiri oleh  Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto Sik dan Dandim Tabes Medan serta Kapolres Pelabuha Belawan AKBP IKHWAN LUBIS S.H M.H dan Walikota Medan Drs. H T Dzulmi Eldin S.H MSI dari unsur Dan Yon Marhanlan I Belawan Letkol Mar. James Munthe MTR ( Hanla), KPU Kota Medan, Bawaslu Kota Medan, Kajari Medan, Ketua PN Medan, instansi terkait lainnya.

Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan sinergitas atara instasi pemerintahan dalam persiapan pelaksanaan Pemilu 2019 wilayah Kota Medan.

Seluruh instansi yang hadir sepakat untuk bekerja sama dan bersinergi dalam pelaksanaan dan pengamanan Pemilu 2019 sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar.( Red.Su )
Baca:.

Tuesday, April 2, 2019

Perlu Pengawasan dan Perhatian terhadap dan Akibat dibangunnya Bronjong Terhadap Warga

4/02/2019 10:54:00 PM
"Lokasi Lahan Pada Kawasan Hutan dan Bronjong di wilayah Kerja DAS Besitang menjadi Polemik yang luput dari pemantauan"


Besitang, Buser News - Perlu adanya penataan kembali dari pemerintah guna menerangkan batas batas dan wewenang sebuah investor maupun pengusaha atas kepemilikan lahan yang tidak adanya keberpihakan kepada masyarakat, hal ini dapat dilihat dari permasalahan kebun kebun milik swasta yang merasa lebih kuasa dari pemerintah dari strata kepemimpinan diwilayah Hukum yang ada di Republik Indonesia. 

Kerusakan kebun diakibatkan banjir menimpa para pemilik kebun, baik milik personil maupun milik cooperated ataupun mengatasnamakannya sering terjadi dan tindakan tanpa memikirkan lingkungan dan sekitar, pemikiran dan mengatasi banjir dari pihak pemilik kebun pun dilakukan dengan melakukan pembatasan dengan penimbunan dan bronjong terjangan air di kawasan Blok Tekong, Dusun Kodam Bawah Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Dari data yang dihimpun bahwa kawasan yang dimiliki CV. Broton termasuk dalam kawasan hutan dan sungai yang teregister 276618 yang menjadi wewenang wilayah kerja DAS Besitang, dari data Badan Pemantapan Kawasan Hutan untuk kawasan hutan bahwa lahan dari CV Broton adalah termasuk dari kawasan hutan, dan sebagai hutan produksi tetap (HP) yang berdekatan dengan TNGL Taman Nasional Gunung Lauser yang berfungsi sebagai penyangga Taman Nasional Gunung Lauser.

Diketahui bahwa akibat dari dibangunnya bronjong bulan Mei tahun 2018, oleh pemilik kebun CV.Broton (Red-Disanggah) berbadan usaha commanditer oleh Manager Kebun Ir. Sutomo, dan didapati lagi bahwa pimpinannya adalah Broton diduga seorang mantan anggota Mahmil, menyebabkan kerugian maupun kerusakan kebun masyarakat yang ada diseberang kebun milik CV.Broton yang berakibat air melimpah dengan dibangunnya bronjong oleh CV Broton di Dusun Kodam Bawah Desa Bukit Mas atas nama Nurlela Ginting.

"Akibat bronjong yang dibangun CV itu, terjangan air sungai Pantai buaya otomatis kearah kebun kami", ungkap ibu Nurlela Ginting yang sudah berusia 58 tahun, saat dikonfirmasi dilapangan, 30/3/2019

Akibat pembangunan bronjong warga mengadukan permasalahan dengan Kepala Dusun M. Yusuf, dan dilanjutkan ke Kepala Desa dengan adanya keberatan dari warga atas pembangunan bronjong yang dilakukan CV Broton tersebut, hal ini pun telah dilakukan Mediasi, namun jalan masih buntu dalam permasalahan yang dihadapi Nurlela Ginting dan warga.

"Kita sudah susah disusahin lagi, untuk mencari makan itu lah usaha kami, usaha kebun milik kami pun sudah tidak bisa kami hasilkan," terang Nurlela Ginting. Sabtu 30/3.

Permasalahan pun telah sampai kepada lembaga Reclasseering Indonesia Badan Peserta Hukum Untuk Negara dan Masyarakat Korwil Sumatera Utara, "memang benar ada pengaduan dari masyarakat terhadap permasalahan yang terjadi pada kebun milik Ibu Nurlela Ginting," Ungkap Roni dan Narto anggota Reclasseering Indonesia.   

Sesuai keterangan manager CV. Broton Ir. Sutomo, bahwa pihak perusahaan tidak merasa merugikan siapapun karena maksud pembangunan bronjong, dimana pembangunan bronjong dengan penimbunan pada bibir sungai tersebut untuk mengantisipasi kebun miliknya rusak diakibatkan abrasi maupun erosi dari aliran sungai pantai buaya dengan tidak memusyawarahkan kepada warga Dusun Kodam Bawah, dikarenakan adanya kebun milik warga yang berseberangan dengan milik CV. Broton.

Masalah perijinan kepemilikan perkebunan (Red-diragukan) tidak menunjukkan bukti perijinan kebun, dari pengakuan langsung manager perkebunan tersebut mengatakan bahwasanya, perkebunan tersebut bukan bentuk CV, melainkan koperasi,"perkebunan ini bukan berbentuk CV, berbentuk koperasi, kalau masyarakat mengenal kami adalah CV, karena kami disini hanya memiliki 18 Ha, selebihnya ada sebagian milik anggota kodam, dan anggota kepolisian," terang Ir.Sutomo. 

Sementara itu Roni didampingi Narto mengatakan bahwa lahan milik CV.Broton yang diklaim bukan sebuah CV melainkan Koperasi oleh Ir. Sutomo adalah lahan masuk kawasan hutan , "lahan CV.Broton itu masih dalam kawasan hutan sesuai dengan hasil pengambilan titik koordinat dilokasi tersebut telah terjadi pelanggaran Undang-Undang Republik Indonesia No.7 tahun 2004 tentang sumber daya air, PP.No.38 tahun 2011 tentang sungai, PP No.27 tahun 2012 tentang pengelolaan DAS. Perda Prov.Sumatera Utara No.1 tahun 2014, dan telah melanggar Undang-Undang Negara Republik Indonesia No.18 tahun 2013 tentang Perusakan Kawasan Hutan," terang Roni mendampingi permasalahan yang menimpa Ibu Nurlela.

"Dengan timbulnya permasalahan terhadap warga kami dari Reclasseering Indonesia KORWILSU sebagai penerima kuasa dari masyarakat, meminta kepada Dinas Lingkung Hidup Provinsi Sumatera Utara untuk segera menindak tegas dan menghentikan pengerjaan, dan mengusut perijinan kebun yang diakui manager Ir. Sutomo bahwa kebun tersebut bukan CV sebuah perusahaan yang mengatakan bahwa lahan yang mereka kuasai dan usahain dalam bentuk kebun sawit tersebut adalah koperasi, dan diduga bahwa pemilik dari usaha kebun adalah warga keturunan, karena dari aspek tersebut patut diduga adanya penyimpangan akan pajak dan pendapatan daerah yang dapat menopang jalannya pemerintahan, dan dampaknya adalah kepada masyarakat" terang Roni kembali.(Red.Su/Tim)
Baca:.

Post Top Ad

Your Ad Spot