Polres & Dinas Kehutanan Tapsel 'Kongkalikong' Terkait 4 Truk Pembawa Kayu Gelondongan Ilegal - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Saturday, February 24, 2018

Polres & Dinas Kehutanan Tapsel 'Kongkalikong' Terkait 4 Truk Pembawa Kayu Gelondongan Ilegal

Terjadi di Dinas Kehutanan Tapsel





BUSER-NEWS.COM-PALUTA | Hingga saat ini, belum diketahui keberadaan empat truk yang membawa gelondongan kayu ilegal yang sebelumnya diamakan pihak Polsek Padang Bolak pada Senin (12/02/2018) lalu.

Ketua DPC. LPP-TIPIKOR RI, Akhiruddin Siregar mengaku, hingga saat ini, dirinya belum mengetahui keberadaan empat truk yang diamankan Polsek Padang Bolak yang diduga membawa kayu ilegal tersebut.

"Setelah empat truk itu diserahkan ke Polres Tapsel, saya tidak lagi melihat truk-truk itu di halaman Polres Tapsel. Saya menduga, jika pihak Polres Tapsel sudah melepaskan semua truk-truk," kesalnya kepada wartawan, Jumat (23/2/2018) siang.

Dirinya mengaku, kayu gelondongan itu rata-rata ber diameter di atas 30 cm hingga 50 cm dengan panjang 4 meter.




Sementara, Kasat Reskrim Polres Tapsel mengakui, jika empat truk yang bermuatan kayu ilegal itu sudah diserahkannya ke Dinas Kehutanan Padang Sidempuan. 

"Truk beserta muatannya sudah diserahkan ke Dinas Kehutanan dan sudah sudah diberikan sanksi administrasi " ujar Kasat Reskrim yang didampingi Kanit Tipidter ketika dijumpai di Polres Tapsel, Jumat (23/2/2018) siang. 


Anehnya, penjelasan Kasat Reskrim Polres Tapsel dibantah oleh pegawai Dinas Kehutanan Padang Sidempuan. Menurutnya, hingga saat ini, pihak Dinas Kehutanan Padang Sidempuan tidak pernah menerima berkas truk yang bermuatan kayu dari pihak kepolisian Polres Tapsel. 

"Sampai saat ini, kami tidak pernah menerima titipan truk yang bermuatan kayu dari Polres Tapsel, apalagi kantor kami tidak memiliki gudang, jadi kami mau taruh imana? " ujar seorang staf yang saat itu berada di Kantor Kehutanan. Jalan Kenanga Kota Padang Sidempuan. 






Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (DPC LPP TIPIKOR RI) Kabupaten Padang Lawas Utara (PALUTA) sangat menyayangkan hal tersebut,  karena menurutnya, pada saat pelaksanaan cek tunggul, Tim DPC. LPP-TIPIKOR RI sebagai pemberi informasi tidak ada pemberi tahuan sama sekali.


"Sangat disayangkan, karena Tim kami tidak diberitahukan pada saat cek tunggul, kami menduga Dinas Kehutanan dan Polres Tapsel ada main terkait empat truk tersebut," ucap A Siregar. (hari)

Post Top Ad

Your Ad Spot