Tragis! Usai Diperkosa, Pegawai Toko Ini Dikasih Racun Sianida - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Tuesday, February 20, 2018

Tragis! Usai Diperkosa, Pegawai Toko Ini Dikasih Racun Sianida



BUSER-NEWS.COM-PALMERAH | Seorang gadis berinisial, IL (26) asal Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah meregang nyawa. IL yang diketahui pegawai toko di Semarang ini tewas mengenaskan setelah dibunuh sang kekasih, Edi Sumarsono (24), warga Pojok, Kecamatan Randublatung, Blora.

Mirisnya lagi, sebelum dibunuh, korban terlebih dulu diperkosa lalu dikasih racun. Miris!

Kisah tragis IL berawal dari perkenalannya dengan Edi yang dikenalkan oleh temannya. Singkatnya, selama dua bulan menjalani hubungan jarak jauh, keduanya pun merasa semakin cocok. 

Selanjutnya, keduanya berjumpa untuk pertama kalinya. Edi menjemput IL dengan mengendarai kereta ke Demak. Selanjutnya, Edi membawa korban ke Blora. Namun, ditengah perjalanan, kondisi medan tidak memungkinkan karena hujan turun.

Keduanya  pun sepakat berteduh di areal hutan. Disitulah, Edi membujuk korban untuk melakukan hubungan badan. Korban yang di iming-imingi akan dinikahi, lantas memberikan permintaan Edi dengan melakukan hubungan badan. 

Usai melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri, korban lantas meminta Edi untuk segera bertanggungjawab dengan menikahi dirinya. Karena desakan korban untuk segera menikah dan dijumpakan oleh pihak keluarga Edi.

Atas desakan itulah, Edi gelap mata dan berencana mengakhiri hidup korban dengan memberikan teh yang sudah dicampur racun Potasium Sianida (Potas).

Beruntung kasus pembuhan ini berhasil dibongkar. Edi Sumarsono berhasil ditangkap petugas Reskrim Polres Blora. Kepada petugas, Edi mengakui bahwa ia telah membunuh korban dengan memberikannya racun.

Bahkan, Edi juga mengakui telah melakukan hubungan badan dengan korban di kawasan hutan. Pria yang diketahui bekerja serabutan ini juga mengaku telah memiliki istri dan  dua anak. 

"Saya ngaku sama dia masih lajang. Saya juga janji akan menikahi dirinya, makanya dia mau melakukan hubungan badan, tapi karena didesak untuk dinikahi, akhirnya saya membunuhnya," ucap Edi melalui Kasat Reskrim Kepolisian Resor Blora, AKP Heri Dwi Utomo, Senin (19/2/2018).

"Tersangka mencampur teh yang dibelinya dengan Potas. Tersangka lalu menyuruh korban meminumnya. Setelah terkapar, korban dibuang di kawasan hutan," terangnya.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan di kawasan Hutan Jati, Desa Wulung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Korban ditemukan telentang di petak 119, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Jatisumo dalam kondisi berbusana, Jumat (16/2/2018) pagi. (*)


sumber : kompas.com
editor : irul

Post Top Ad

Your Ad Spot