Pria Ini Bantai Selingkuhan Istrinya, Mayatnya Dikubur di Septic Tank WC - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Monday, March 19, 2018

Pria Ini Bantai Selingkuhan Istrinya, Mayatnya Dikubur di Septic Tank WC

Diduga Gak Sor Istrinya Dipacarin

Tersangka AS alias Awi saat dibawa ke Polres Solok. (istimewa)
 BUSER-SUMBER | Pariyatin alias Pakde Atin (42), warga Kota Solok ditemukan tewas di dalam septic tank WC. Dugaan sementara, korban dibunuh karena selingkuh dengan istri orang.

Terkuaknya kasus ini berawal dari laporan Riko Suhendri di Polres Solok Kota pada 11 Maret lalu. Riko mengatakan ada timbunan tanah yang mencurigakan dan mengeluarkan bau busuk di belakang rumahnya di Jalan Destamar IV RT 003 RW 006, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok.

Laporan itu langsung disambut dengan melakukan olah TKP. Disitulah petugas menemukan jasad pria paruh baya yang terbungkus plastik putih dan terkubur dalam septic tank wc.

Menurut Riko kepada petugas, ia dan istrinya sudah lama tidak menempati rumahnya itu,"selama ini yang menempati rumah saya mertua laki-laki saya, AS alias Awi dan keponakannya AF," ucap Riko saat memberikan keterangan. 

Diterangkannya, Awi menempati rumah menantunya, Riko karena sudah lama tidak akur dengan istrinya, Nurhayati. Awi menuduh istrinya, Nurhayati berselingkuh dengan Pariyatin alias Pakde Atin. 

Tepatnya, Kamis (15/3/2018) lalu, Tim Reserse Polres Solok Kota berhasil menangkap Awi dan AF di Desa Gentong, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. 

Dari keterangan kedua tersangka, mereka nekad membunuh korban karena cemburu melihat korban pacaran dengan istrinya. Bahkan menurut tersangka, Awi, emosinya sempat memuncak saat korban menyatakan akan menikahi istrinya. 

Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan mengatakan masih mendalami kasus pembunuhan tersebut. "Kedua tersangka AW dan AF sudah diamankan, diduga pembunuhan itu terjadi karena pelaku tidak terima istrinya pacara dengan korban," ucap Dony. 

"Tersangka Awi membunuh korban dengan cara memukul menggunakan batu sebanyak enam kali di bagian mulut, kening, kepala belakang, punggung dan dada. Setelah korban dipastikan tewas, Awi mengajak AF mengangkat jasad korban ke halaman belakang rumah dan mengubur korban," tambah Dony.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman maksimal sumur hidup atau hukuman mati. (bsr)



sumber : detik.com
editor : irul/buser-news.com

Post Top Ad

Your Ad Spot