Biadab! Dicekoki Miras, Bocah SD Diperkosa 8 Orang Selama 5 Hari - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Friday, September 7, 2018

Biadab! Dicekoki Miras, Bocah SD Diperkosa 8 Orang Selama 5 Hari

Kedua pelaku Mustajab dan SueSurbakti (istimewa)

BUSER-BELITAR | Seorang pelajar kelas 5 SD di Kabupaten Blitar menjadi korban kejahatan seksual. Selama lima hari, korban diperkosa delapan orang pria secara bergantian. Miris! 

Aksi biadab ini baru terungkap saat korban yang masih berusia 11 tahun dilaporkan hilang oleh keluarganya ke pamong desa selama 5 hari. Oleh pamong desa, laporan ini diteruskan ke polisi.

Berdasarkan laporan itulah, petugas langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil mendapati korban di rumah salah satu tersangka di wilayah Undenawu.

"Setelah kami temukan, baru korban bercerita telah diperkosa oleh delapan pemuda," jelas Kasubag Humas Polresta Blitar Ipda Samsul Anwar di Mapolresta Blitar, Kamis (6/2018).

Dengan cepat, Dua orang pelaku berhasil diamankan. Kedua pelaku masing-masing Mustajab (23) warga Kecamatan Srengat dan Subakti (30) warga Kecamatan Ponggok. Sedangkan enam pelaku lainnya masing-masing PI, SN, DN, dan JI (pemilik rumah) masih diburu. 

"Jadi awalnya korban minta tolong Mustajab untuk diketemukan dengan SN (DPO) karena HP-nya disita orang tuanya. Mustajab bersedia mengantar ke SN dengan syarat asal korban mau diajak berhubungan badan. Korban yang masih di bawah umur ini lalu dibawa ke rumah JN (DPO)," beber Samsul. 

Berhasil melampiaskan syahwatnya, Mustajab ternyata juga mengajak beberapa teman lainnya. Di bawah pengaruh miras, mereka memperkosa korban bergantian. 

"Korban kami beri minuman keras dulu. Baru gantian,," kata tersangka Mustajab.

Mustajab juga mengaku mengenal korban sejak tahun 2016 lalu. Selain dengan SN, korban juga kerap diperkosa oleh beberapa pemuda. Bahkan Subakti mengaku sudah melakukan hubungan badan dengan korban sebanyak 10 kali dalam rentang waktu dua tahun itu. 

Para pelaku dijerat Pasal 81 ayat 1,2 UU RI no 17 tahun 2016 maksimal 20 tahun penjara. (*)

Post Top Ad

Your Ad Spot