Jajaran Prajurit Kodim 1606/Lobar Tes Urin - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Tuesday, September 18, 2018

Jajaran Prajurit Kodim 1606/Lobar Tes Urin


BUSER-MATARAM | Gigihnya para bandar narkoba dalam memperluas jaringan dan pasarnya menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Berbagai siasat dilakukan bandar narkoba untuk mempengaruhi anak bangsa.

Uraian tersebut disampaikan Let.Kol.Czi. Djoko Rahmanto, Dandim 1606/Lobar dalam membuka kegiatan tersebut yang diwakili oleh Perwira Penghubung Lombok Barat Kapt. Inf. I Nyoman Dirge, dalam acara gelar Sosialisasi P4GN bagi anggota Kodim 1606/Lobar dari BNN kota Mataram yang menjadi agenda rutin setiap triwulan di Aula Makodim 1606/Lobar.

Acara tersebut didampingi langsung oleh Amnan,SKM, S.Pd, M.M.Kes Kasi Pencegahan  Dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M)  BNN Mataram, perwakilan Kepala BNN Mataram Drs. H. Nurachmat. Acara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Kodim dan seluruh jajaran Koramil wilayah Kodim 1606/Lobar.

Sebagai aparat keamanan dirinya diajak untuk dapat membaur ditengah-tengah masyarakat yang berperan sebagai contoh warga negara yang bersih dari Narkoba. 

"Sebagai lider tentunya harus terlebih dahulu bersih dari segala macam tindakan dan perbuatan pelanggaran hukum, termasuk bersih dari tudingan sebagai pengedar maupun pemakai Narkoba yang diharamkan oleh Negara dan agama. Untuk itu diwajibkan kepada seluruh prajurit Kodim 1606/Lobar untuk menikuti tes urin," pungkasnya. 

Kes Kasi (P2M) BNN Mataram, Amnan SKM, S.Pd, MM. dalam sambutannya menyampaikan, sinergitas TNI dan BNN ini sangat tepat, karena program ini penting untuk para Bhabinsa yang sekaligus sebagai pendamping masyarakat disetiap desa/kelurahan. 

"Untuk itu kami berharap agar secara bersama sama melindungi dan menjaga masyarakat dari ancaman penyalahgunaan Narkoba. Narkoba disamping merusak kesehatan juga dapat merusak mental dan ekonomi masyarakat dan sekaligus ancaman bagi bangsa dan NKRI,” pungkas Amnan.

Sementara, Dandim 1606/Lobar Let.Kol.Czi. Djoko Rahmanto mengatakan, program P4GN ini merupakan tindakan pencegahan dini terhadap pengaruh narkoba terhadap para prajurit. Disamping itu juga menekankan penerapan ketertiban yang dimulai dari diri sendiri. 

"Pelaksanaan program ini untuk membuktikan bahwa kami serius dalam penanganan perang  terhadap narkoba. Sejauh program ini dilaksanakan belum ada prajurit yang positif narkoba," terang Djoko.

Djoko juga mengatakan dengan tegas akan memberikan sanksi tegas kepada para prajurit yang positif memakai narkoba. 

Usai penyampaian materi acar dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urin yang didampingi staf dari BNN  Mataram. (N3G)

Post Top Ad

Your Ad Spot