Otak Pelaku Surveyor, OS Resmi Ditahan - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Tuesday, October 23, 2018

Otak Pelaku Surveyor, OS Resmi Ditahan

Kredit Fiktif Rp 1,5 miliar di BRI Cabang Pembantu Brigjen Katamso 
Kajari Binjai didampingi Kasi Pidsus, Kasi Intel dan penyidik paparkan penetapan tersangka kredit fiktif BRI Cabang Pembantu Bgrigjen Katamso. (istimewa) 
BUSER-BINJAI | Setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka, akhirnya Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Binjai resmi menahan tersangka OS, otak pelaku terjadinya kredit fiktif di BRI Cabang Pebantu Brigjen Katamso sebesar Rp 1,5 miliar, Senin (22/10/2018) malam.

OS yang merupakan surveyor di BRI Cabang Pembantu Brigjen Katamso ini termasuk  satu dari tiga tersangka kredit macet selain Pimpinan BRI Cabang Pembantu Katamso Medan berinisial AS, dan pemohon kredit berinisial DS.

Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, Viktor Antonius Saragih didampingi Kasi Pidsus Kejari Binjai Asepte Gaulle Ginting menjelasakan, tersangka OS ditahan terkait keluarnya uang negara dari BRI yang tidak sesuai prosedur.

OS diduga sebagai otak di balik keluarnya uang negara kepada pemohon DS sebesar Rp 1,5 miliar. 

"Yang bersangkutan OS kita tahan karena mengeluarkan uang negara melalui Bank BRI tidak sesuai prosedur kepada peminjam. Selama 20 hari kedepan tersangka OS akan kita titipkan di Lapas Binjai," terang Viktor. 

Lanjut Viktor, penahanan terhadap OS dilakukan karena berdasarkan alasan subjektif dan okbjektif dimana dikhawatirkan tersangka, OS akan menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan mengulangi perbuatannya. 

Sedangkan terkait tersangka lain yang belum ditahan, tim Kejari sedang melakukan proses dan telah mengeluarkan status DPO.

"Sudah kita keluarkan surat DPO terhadap dua tersangka lainnya. Tersangka AS kita tunggu disini (Kejari) kalau punya itikad baik, tapi kalau tidak punya itikad baik kita akan jemput paksa," tegasnya. 

Diketahui,‎ penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Pidsus Kejari) Kota Binjai mendapati temuan baru dalam perkara dugaan kredit fiktif Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pembantu Katamso Medan yang dilakukan ‎seorang pengusaha berinisial DS.

Temuan baru dimaksud yakni, DS melakukan peminjaman kredit Rp 500 juta untuk tiga perusahaannya masing-masing, UD Grace Panglima Denai, CV Finance SS dan CV ‎Deandls Mual Asri pada 2009 lalu.

Dengan ketiga perusahaan ini, DS menjaminkan bangunannya dengan SHM nomor 703, SHM nomor 699 dan SHM no 698. Namun, jaminan tersebut fiktif. Sehingga negara mengalami kerugian sebesar Rp1,5 miliar.‎

Karena tanpa dilakukan pengecekan terlebih dulu oleh BRI Cabang Pembantu Katamso Medan, pihak BRI itu pun mencairkan dana pinjaman kepada DS. (*/bsr)
‎‎ 

Post Top Ad

Your Ad Spot