Kerugian Negara Terjadi Pada Lembaga Keuangan Plat Merah dengan Nilai 6 Miliar, Fantastik....! - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Sunday, September 15, 2019

Kerugian Negara Terjadi Pada Lembaga Keuangan Plat Merah dengan Nilai 6 Miliar, Fantastik....!

"Kejaksaan Negeri Menetapkan AIM sebagai Tersangka, Korupsi 6 Miliar"

Binjai, Buser News - Jabatan sebagai Amanah selalu dimanfaatkan untuk melakukan perbuatan melanggar hukum guna kepentingan pribadi, hal ini sering kita temui dalam beberapa kasus Korupsi. Hal ini ditegaskan juga Pimwil  Medan menjelaskan kepada wartawan buser, kasus ini benar terjadi di Unit Sudirman, "dalam kasus ini kita serahkan sepenuhnya kepada Kejari Binjai".

Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai menetapkan Kepala Unit BRI Sudirman Binjai, Andika Irawadi Mulawarman sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi, oknum pejabat di perbankan Plat Merah tersebut sudah dijebloskan kedalam Lembaga Pemasyarakatan Klass II A Binjai, Rabu (11/9/2019) malam.

Saat dikonfirmasi wartawan saat digiring masuk kedalam mobil tahanan, air mata Andika jatuh membasahi pipinya, tersangka sepertinya sedih setelah penyidik menetapkannya bersalah atas kasus dugaan korupsi.

Andika pun bungkam saat ditanya wartawan di Kantor Kejari Binjai, Jalan T. Amir Hamzah Kelurahan Jati Makmur, Binjai Utara. Penyidik menilai, tersangka bersalah yang merugikan negara sebesar Rp. 6 Miliar, Informasi yang dihimpun, tersangka menggunakan uang kerugian Negara demi kepentingan pribadinya, Andika ikut trading emas online.

Uang yang digunakan Andika adalah dana Operasional untuk kegiatan BRI, tersangka juga pernah menjabat Kepala Unit BRI Kwala Begumit, pada jabatan itu, Andika diduga menyalahgunakannya dengan mengambil dana operasional sebesar Rp. 1,6 Miliar, kini tersangka menjabat kepala Unit BRI Sudirman Binjai.

Jabatan yang merupakan amanah pun kembali disalahgunakannya, pada jabatan sekarang tersangka kembali mengambil dana operasional BRI sebesar Rp. 1 Miliar, terakhir Rp. 3,4 Miliar dana yang diambil tersangka melalui kredit Cash Collateral yang diajukannya ke BRI.

Hari ini kita telah menetapkan status tersangka terhadap pria berinisial AIM atas dugaan tindak pidana korupsi kredit fiktif jenis cash collateral (kredit dengan jaminan deposito) dan overboking dari titipan persekot hutang internal BRI ke rekening pribadi dia", jelas Kajari Binjai Victor Antonius Saragih, Kamis (12/9/2019)

Pasca menyandang status tersangka, Victor membenarkan bahwa Andika dilakukan penahanan, masa penahanannya sampai jumat (27/9/2019) nanti atau sama dengan 20 hari ke depan," sambung mantan Kajari Kualatungkal ini, sebelum menyandang status tersangka, Andika sudah pernah diperiksa sebagai saksi pada bulan lalu.

Setelah kita rasa cukup atas dugaan perkara Korupsi ini, AIM langsung kita tetapkan sebagai tersangka," tandas Kasi Pidsus, Asepte Ginting.

Sementara itu informasi yang didapat dari AMBM bahwa pihak keluarga dari tersangka sudah mengembalikan sebagian dana sebesar 2 Miliar. (Red.Su/Tim) 

Post Top Ad

Your Ad Spot