Dana Desa Tahun anggaran 2019 Rabat beton Terindikasi Asal Jadi dan Diselewengkan di Desa Na'ai Kec. Siduaori Kab. Nias Selatan. - BUSER-NEWS | Berani Demi Tegaknya Hukum & Keadilan

Hot

Post Top Ad

Thursday, October 10, 2019

Dana Desa Tahun anggaran 2019 Rabat beton Terindikasi Asal Jadi dan Diselewengkan di Desa Na'ai Kec. Siduaori Kab. Nias Selatan.

"Rabat Beton dari anggaran dana desa diduga asal jadi"

Nias Selatan , Buser News - Pembangunan Jalan Lingkungan yang dibiayai dari ADD, DD tahun 2019, yang kenyataan pembangunan tidak ada pengawasan dibangun asal jadi dan diduga bermasalah.

Pengecekan jalan rusak di sepanjang Desa Na'ai Kecamatan Siduaori Kabutan Nias Selatan, pembangunan Jalan Rabat Beton yang baru berusia tidak sampai satu tahun ini sudah rusak. Beberapa bagian mengelupas bahkan pecah-pecah. Jauh dari kata mulus, khas jalan baru.


Dari Pantauan Media Buser, Rabu (9/10/2019) ditemukan pengecoran jalan rabat beton yang baru dibangun sepanjang lebih kurang 130 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan yang menggunakan ADD diduga tidak sesuai dengan perencanaan dan dibuat asal jadi.

Namun apa yang terlihat di lapangan ternyata begitu amburadulnya pelaksanaan pembangunan dana desa di Desa Na'ai Kecamatan Siduaori Kabupaten Nias Selatan, yqng menjadi pertanyaa  semudah itukah Pemkab menyatakan sudah dapat diterima.

Jangan-jangan siapa yang mensurvei diduga sudah main mata dengan Kepala Desa, sekarang faktanya jelas. Dugaan itu, kalau memang Proyek Dana Desa tersebut tidak diterima Team Survei besar kemungkinan Dana Desa selanjutnya tidak akan terealisasi, kecuali ada Peraturan Pemerintah atau Perda menyatakan walaupun pelaksanaan pembangunan Dana Desa bermasalah Dana selanjutnya tetap direalisasikan. 

Salah satu warga yang dikonfirmasi dan tidak ingin disebutkan namanya mengatakan," sebelumnya kami sangat senang adanya pembangunan jalan didesa Kami Na'ai, namun bila pembangunan dengan cara seperti ini tidak sesuai dengan perncanaan dan ketebalan, yang akhirnya rusak bisa dilihat pada kondisi jalan saat ini".

“Jika memang jalan Desa ini baru saja dibangun tapi kenapa sudah banyak yang mengalami kerusakan, apakah anggaran Desa telah digunakan secara maksmial atau tidak,” ujar warga kembali.

Dikesempatan lain Tim media juga berusaha menemui Kepala desa yang mempertanggung jawabkan pembangunan desa, namun tidak dapat ditemui, dan ketika dihubungi via telepon seluler, "bila ada yang rusak nanti akan kami lakukan perbaikan, bila ada pengawasan datang dari kabupaten", terang kepala desa via telepon.

Apakah dengan memperbaikinya dapat diterima oleh tim pengawas dari Kabupaten mengenai alokasi dana desa ini, dan penggunaan dana tersebut tidak dicantumkan di kantor desa untuk diketahui masyarakat. (Red.Su/Tomaziduhu Baene)

Post Top Ad

Your Ad Spot