Akhir 2018, BRI Targetkan Aset Tumbuh 12%-14%

Iklan Semua Halaman

Akhir 2018, BRI Targetkan Aset Tumbuh 12%-14%

02 Agustus 2018
istimewa
BUSER-JAKARTA | Dengan memperbesar penyaluran kredit, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menargetkan akhir 2018 pertumbuhan aset tumbuh hingga 12%-14%.

Direktur Keuangan BRI, Haru Koesmahargyo mengatakan, untuk mencapai target kredit tahun ini, BRI berusaha mencari pendanaan yang cukup. "Ini juga bertujuan untuk menjaga kualitas kredit," kata Haru yang dilansir kontan.co.id, Selasa (31/7/2018).

BRI menargetkan dalam jangka panjang sampai 2022, bisa mencapai pertumbuhan aset sebesar 11%-12% secara tahunan atau year on year (yoy). Untuk mencapai target tersebut BRI menyiapkan beberapa strategi. Pertama, memperbesar porsi kredit mikro sampai 40% dan memperkecil porsi kredit korproasi maksimum 20% dari total kredit.

"Dalam jangka panjang, kami fokus untuk memperbesar porsi dana murah," kata Suprajarto, Direktur Utama BRI dalam analyst meeting, Selasa (31/7/2018). Dalam jangka panjang, BRI juga ingin menjadi bank pemimpin pasar kredit UKM. Selain itu, BRI pun ingin tetap mempertahankan pangsa pasar di kredit payroll.

Dalam rencana jangka panjang 2018-2022, BRI juga menargetkan bisa meningkatkan keuntungan di unit bisnis korproasi. Selain itu, BRI ingin meningkatkan kontribusi dari bisnis anak usaha.

Demi memuluskan target bisnis tersebut, BRI sudah menyiapkan beberapa hal diantaranya sumber daya manusia, sistem teknologi informasi, efisiensi, produktivitas dan manajemen risiko.

Sebagai gambaran saja, sampai semester I 2018, total aset konsolidasi BRI mencapai Rp 1.153 triliun atau naik 12,3% yoy dari periode sama tahun 2017 yang senilai Rp 1027 triliun. (ktn)




editor : rul/buser-news.com
sumber : kontan.co.id