Diteriaki Begal, Polisi Gadungan Diamuk Massa

Iklan Semua Halaman

Diteriaki Begal, Polisi Gadungan Diamuk Massa

04 September 2018
Syafrizal Nasution (istimewa)
BUSER-PERCUT | Syafrizal Nasution (22) warga Dusun II, Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Seituan diamuk massa. Itu karena, pria pengangguran ini nekad mengaku sebagai oknum polisi. 

Akibat ulahnya, selain dipukuli massa, pelaku juga harus mendekam di sel tahanan Polsek Percut Seituan. 

Informasi yang didapat, aksi pelaku berawal saat ia bersama temannya mendatangi korban yang saat itu sedang duduk-duduk dipinggi jalan bersama temannya.

Saat itu pelaku meminta korban untuk menunjukkan STNK keretanya, namun karena korban tidak bisa menunjukkan STNK-nya, pelaku lantas membawa korban keliling.

Singkatnya, tepat di Desa Tambak Bayan, tepatnya disebuah rumah kosong, pelaku menghentikan laju kereta. Saat itu pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp 700 ribu. 

"Gimana ini, kita mau damai atau dibawa ke mako," kata pelaku. 

Karena korban tidak ada uang, akhirnya pelaku kembali membawa korban dengan alasan mau dibawa ke polsek. Beruntung, korban yang curiga dengan gelagat pelaku langsung meneriaki pelaku begal. 

Teriakan korban langsung disambut warga dan berhasil menangkap pelaku, warga yang emosi sempat memukuli korban, beruntung, petugas dari PolsekPercut Seituan yang mendapat laporan tiba di lokasi dan mengamankan pelaku. Sementara, teman pelaku berhasil melarikan diri. 

"Barang bukti yang kita amankan berupa 1 unit kereta Honda Beat BK 4237 AFQ, 1 buah tas yang berisi pisau kecil, bong, plastik klip putih kecil kosong. Pipet, cotton bud, flash disk, tiga buah STNK, tiga buah kunci kontak," ungkap Kapolsek Percutseituan Kompol Faidil Zikri, Senin (3/9/2018). (bsr)