Hina Nabi Muhammad SAW, Aipda SP Ditangkap

Iklan Semua Halaman

Hina Nabi Muhammad SAW, Aipda SP Ditangkap

01 September 2018
Aipda SP terduga penghina Nabi Muhammad SAW (istimewa)

BUSER-ASAHAN | Aipda Saperio Pinem, anggota Shabara Polres Asahan akhirnya berhasil ditangkap. Itu karena, ia diduga telah menghina Nabi Muhammad SAW dalam medis sosialnya (facebook) bernama Saperio Pinem.

Hebohnya postingan itu langsung membuat Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain marah besar. Ia pun meminta kepada pihak kepolisian dengan menindak tegas oknum tersebut. 

Plh Kabid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan mengaku, jika oknum polisi tersebut sudah diamankan di Polsek Asahan. 

"Oknum polisi yang menghina Nabi Muhammad di medsos sudah kita tahan dan telah kita lakukan pemeriksaan pidana kode etik profesi Polri. Kita akan memberikan saksi tegas," ucap MP Nainggolan.

Sementara, Aipda SP mengaku, jika facebook-nya telah dihack dengan seseorang, dan ia pun sudah meminta maaf.

"Sebelumnya saya minta maaf kepada seluruh masyarakat krn postingan sebelumnya fb saya dihack, saya tidak tau," ujarnya seperti dikutip dari Tarbiyah.net.

Pasca dilaporkan itu dan permintaan maaf sang oknum, postingan menghina Nabi Muhammad itu kini sudah tidak ada di laman Facebook Saperio Pinem.

Sebelumnya, unggahan ujaran kebencian tersebut muncul pada Selasa (21/8/2018) lalu. Tak lama setelah ujaran itu diunggah, Aipda SP langsung menghapusnya dan membuat permintaan maaf. 

Namun status yang menghina Nabi Muhammad SAW itu telanjur di-capture warganet. Aipda SP pun dilaporkan ke polisi dan ditangkap pada, Kamis (23/8/2018) malam.

Saat ini, Aipda SP masih menjalani penahanan di Polres Asahan. Dia juga akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motivasinya menuliskan kalimat ujaran kebencian itu. (*)