Karoeke Electra CBD Polonia Dijadikan Sarang Peredaran Narkoba

Iklan Semua Halaman

Karoeke Electra CBD Polonia Dijadikan Sarang Peredaran Narkoba

06 September 2019
Medan, Buser News - Peredaran Narkoba disaat ekonomi negara loncat kebawah, Peredarannya malah semakin melonjak naik, baik tumbuh kembangnya Bandar bandar maupun para penggunanya.

Dengan adanya informasi bahwa disetiap hiburan malam khususnya tempat karoeke Narkoba menjadi sasaran pemasaran yang sangat aman, sementara pengelola maupun pemilik KTV jarang didapati terkena sanksi maupun hukuman berat.

Alasan Narkoba terjadi ditempat hiburan malam karena mereka memiliki usaha yang membayar pajak, namun kerugian diakibatkan menyediakan tempat dan adanya pembiaran menjadi bebasnya Narkoba dipasarkan, malah indikasi adanya perlindungan dari Oknum oknum maupun adanya setoran kepihak atasan penguasa yang memiliki ikatan kuat dengan penguasa.

Dari informasi yang diterima dan langsung dilakikan respon dan tanggap dari Subdit I Ditnarkoba berhasil menemukan dan adanya peredaran Narkoba di sebagian tempat hiburan malam.

Subdit I Ditnarkoba Polda Sumut melakukan penggerebekan tempat hiburan malam Karoke Electra yang berada di Komplek CBD Polonia, Blok G No 50, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia.

Dirnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung mengatakan penggerebekan dilakukan pada Selasa (27/8/2019) sekitar pukul 11.30 WIB.

“Kita mendapat informasi kalau di situ banyak peredaran narkoba,” katanya, Rabu (4/9/2019).

Dalam penggerebekan tersebut, sambung Hendri, pihaknya mengamankan satu orang yang merupakan direktur karoke Electra, Sugianto alias Aliang (33) warga Komplek Pribadi Indah, Kelurahan Titi Kuning Medan.

Mengenai barang bukti, kata Hendri, berupa 14 butir pil ekstasi, Happy five warna pink 9 butir, dan tiga bungkus plastik klip tembus pandang berisi Keytamin.

Penggeledahan dilakukan, akunya, karena petugas Narkoba Polda Sumut sedang melakukan penyelidikan tentang narkotika di Komplek CBD Polonia tepatnya di KTV Electra.

“Saat digeledah yang berada di ruang tersebut hanya Sugianto yang duduk di meja kerjanya,”ujarnya.

Personel juga melakukan pemeriksaan pada laci meja kerja paling atas dan menemukan sebuah amplop yang berisikan barang bukti narkoba.

“Sekarang Sugianto dan barang bukti sudah di Polda dan sedang dilakukan penyelidikan,”katanya.(Red.Su/Tim)