Pelatihan Kader Teknik untuk Penguatan Kemampuan dalam Mengelola Dana dan Terbentuknya BUMDES

Iklan Semua Halaman

Pelatihan Kader Teknik untuk Penguatan Kemampuan dalam Mengelola Dana dan Terbentuknya BUMDES

20 September 2019
"Nara Sumber memberikan Paparan dan Pelatihan sebagai Kader yang bisa melakukan Tugasnya sebagai Kader yang memiliki kemampuan yang mumpuni,"

Padangsidimpuan, Buser News - Kader Teknis Desa Adalah Kader yang mampu membantu kepala desa (Kades) untuk  menyusun rencana anggaran biaya (RAB) program pembangunan desa. Kader teknis mempunyai peranan penting dalam membantu pelaksanaan program di desa. Sehingga, program bisa terlaksana dengan baik dan sesuai peraturan,

Tugas kader teknik desa antara lain membantu desa dalam mengidentifikasi kebutuhan prasarana desa/kampung, tujuannya adalah agar desa tidak tergantung pada pihak ketiga seperti menunggu jasa konsultan sehingga bisa menghemat anggaran desa.

Tugas lainnya adalah membantu desa dalam perencanaan penentuan dan mendesain gambar prasarana, membantu perencanaan dengan menghitung kebutuhan anggaran dalam desain kegiatan agar efektif dan efisien dan membantu desa dalam hal pengawasan kualitas kegiatan prasarana.

Untuk mendukung kemandirian dan otonomi desa, desa juga harus mampu mengambil keputusan yang tepat di bidang teknik, artinya dalam bidang teknik desa harus dapat mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan serta melestarikan sarana prasarana desa secara mandiri dan berkualitas.

Sementara itu Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan bersama dengan Lembaga Kajian Indonesia memberikan pelatihan kepada Kader Teknik guna tercapainya Desa yang Mandiri.

Kegiatan pelatihan Kader Teknik bagi perangkat desa dihadiri Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapanuli Selatan M.Yusuf Nasution yang diadakan bersama Lembaga Kajian Indonesia di Aula Man 2, kegiatan yang dilakukan full day yang dimulai dari tanggal 16 september 2019.

Respon dan harapan pun ada dari Pemerintah Desa untuk menciptakan Desa yang Mandiri, "pelatihan ini sangat penting untuk diselenggarakan, memang kita sebelumnya terus melakukan pembinaan dan bimbingan buat pembangunan dengan dapat para peserta Kader Teknik memiliki kemampuan Teknis dan dapat mengelola sumber daya Lokal yang tersedia", terang Kadis PMD M.Yusuf Nasution, pada acara pembukaan pelatihan Kader Teknik yang diadakan oleh Lembaga Kajian Indonesia.

Harapan dari Kadis PMD dalam sambutannya ,"Desa akan selalu memiliki kader-kader yang mampu memfasilitasi kegiatan sarana dan prasarana perdesaan serta memiliki ketrampilan dan pengetahuan sbb: Memilih jenis sarana prasarana yang berdampak positif mendukung kegiatan sosial ekonomi desa, serta dapat mengantisipasi masalah agar tidak berdampak negatif, agar memiliki ketrampilan dasar teknik sarana prasarana perdesaan, memfasilitasi proses survei teknik untuk pembangunan sarana prasarana desa , dapat melakukan penyusunan desain dan Rencana Anggaran Biaya , dapat melakukan proses pengadaan material, bahan dan alat , menjadi pelaku dalam aspek manajemen kontruksi, dapat terjaganya kualitas pembangunan dan bangunan serta prasarana desa. para kader dapat melakukan Pengelolaan dan Pemeliharaan Prasarana Desa, Mengetahui arti penting dari informasi terutama kaitannya dengan IT melalui MMI (Masyarakat Mandiri Informasi).

Sementara itu para peserta Kader Teknik yang ditugaskan merasakan manfaat walaupun dilakukan dengan waktu yang singkat,"memang kami sering mendapat pelatihan seperti ini, namun kali ini kami mendapatkan manfaat ilmu dan menjadikan motivasi kami untuk mencapai Desa kami yang Mandiri", ungkap peserta dari Kecamatan Batang Toru.

Dilihat dari daftar hadir peserta hampir keseluruhan dari Kecamatan Padang Sidempuan menghadiri pelatihan Kader Teknik.

Koordinator Pelaksana pelatihan juga merasa bangga dan senang akan kemauan para peserta,"kami sebagai pelaksana dari pelatihan yang dilaksanakan karena target untuk pemahaman dan adanya interaktif dari para peserta dapat masuk dan memahami apa yang disampaikan para narasumber," ungkap koordinator pelaksana acara Khaidir, Selasa 17/9/2019.

Narasumber yang hadir terus melakukan motivasi kepada para kader teknik, dan ilmu dasar teknik yang harus ada dan dimiliki peserta untuk membantu pemerintahan desanya guna mencapai kesejahteraan desa yang Mandiri.

Sebagai Narasumber dalam pelatihan kader teknik ini, sebagiannya sudah banyak dikenal oleh para peserta, Narasumber dalam pemberdayaan Desa dan Pendamping Desa pada pelatihan tersebut dibawakan oleh Bambang Kurniawan, dan narasumber teknik dibawakan Oleh Rahmat Syah Rangkuti, SP, Ir. Ismaidi Rangkuti, dan narasumber lainnya dari Psikolog UGM Suaidah Lubis.

"Perlu adanya perubahan sikap dan mainset para Kader dalam melaksanakan tugasnya, banyak ketidak pedulian dan kekecewaan yang didapat dari para kader, dan ini kita dapat memahami sebab dan apa yang menjadi kendala para Kader,"ungkap Suaidah Lubis.

Suaidah Lubis juga menerangkan kepada kader bahwa dana Pemerintah sebagai dana penguatan desa yang digelontorkan itu sangat besar dan menjadi isu besar,"Besarnya dana yang digelontorkan ke desa inilah salah satu yang membuat isu menjadi besar. Siapa yang tidak tertarik dengan tumpukan rupiah? Korupsi menjadi sebuah permasalahan yang harus segera dibenahi. Banyaknya kasus korupsi di kalangan perangkat negara, membuat kita harus berpikir dan bekerja keras, bagaimana desa dapat terhindar dari kemungkinan yang sama dari permasalahan korupsi dana desa. Selain itu permasalahan seperti kepala desa dan perangkat desa yang belum mempunyai pengalaman mengelola keuangan negara. Desa pun belum mempunyai perangkat yang lengkap untuk mengelola keuangan negara. Penyebab lainnya adalah kondisi geografis dan infrastruktur dasar yang menyulitkan di banyak desa." (Red.Su)