Aliran Listrik Kembali Normal Akibat Adanya SKTM Yang Dirusak Orang Yang Tidak Bertanggung Jawab

Iklan Semua Halaman

Aliran Listrik Kembali Normal Akibat Adanya SKTM Yang Dirusak Orang Yang Tidak Bertanggung Jawab

27 April 2020
"Saluran Kabel Tegangan Menengah Yang dirusak orang Yang tidak bertanggung jawab"

Medan - Buser News , Pemadaman Aliran listrik yang terjadi di Beberapa wilayah Kota Medan dan sekitarnya, telah kembali normal pagi ini.

Pemadaman listrik tersebut akibat adanya kabel Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) Milik PT PLN (Persero) UP3 Medan dipotong atau digergaji oleh oknum yang tidak bertanggung jawab pada minggu dini hari, 26 April 2020 sekitar pukul 03.21 WIB.

"Beberapa titik padam seputaran inti kota yang padam akibat Saluran Kabel Bawah Tanah Milik PLN yang berlokasi di jalan bambu dekat rel kereta api yang hendak dicuri dengan cara digergaji oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan beberapa lokasi yang disuplai dari penyulang GG 6 tersebut padam, Minggu (26/04) Pukul 03.21 WIB. Saat ini telah berhasil dinormalkan seluruhnya pada pukul 08.46 WIB," kata Manager Unit Pelayanan Pelanggan Medan Kota, Hasrizal dalam keterangan tertulis di Medan, Minggu (26/4/2020).

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (MUP3) Medan, Eko Prihandana menyatakan, pagi ini aliran listrik sudah kita normalkan dan akibat ketidaknyamanannya Pelanggan kami memohon maaf sebesar-besarnya. 

"Jam 03.21 WIB sebagian wilayah kota medan meliputi : Gardu Indosat, Ktr Polresta Medan, Ktr Kejari, Ktr Satlantas, Ktr kominfo, RS. Pringadi Jl. Perintis, Jl. Purwo, Jl. Sentosa lama, Jl. Sei Kera, Jl. Cokroaminoto, Univ SM Raja, PDAM, Jl. Sampali serta terdampak sudah menyala dengan mengalihkan sumber pasokan listrik dari Gardu Induk lain. Kami upayakan optimalisasi pemadaman secara bertahap supaya segera normal, dan estimase maksimal kurang dari 1 jam semua wilayah yg terdampak akan menyala," ungkap Eko.

"Pagi dini hari tadi menjelang sahur kondisi cuaca di kota Medan sedang di guyur hujan deras, sehingga petugas mengalami kendala saat mendeteksi penyebab gangguan padamnya aliran listrik, tetapi syukur alhamdulillah dengan kerjasama tim dan komunikasi yang aktif membuat waktu penormalan menjadi jauh lebih baik," Tutup Eko. (Red.Su/Maulana)