Kodim 0212/TS Menggelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

Iklan Semua Halaman

Kodim 0212/TS Menggelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

28 Maret 2021

BUSER-NEWS – Dalam rangka mewujudkan sikap toleransi yaitu sikap saling menghormati dan menghargai antar penganut agama yang diakui Undang-Undang Dasar 45, Kodim 0212/TS menggelar pembinaan kerukunan umat beragama bertempat di Aula Makodim Daulay-Simorangkir, Jalan Imam Bonjol Kel. Aek Tampang, Kec. Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kamis (25/3/2021).

Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Kodim 0212/TS (Tapanuli Selatan) Keluarga Besar TNI (KBT), Ormas HIPAKAD, FKPPI, PPM, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.

Dalam sambutannya Dandim 0212/TS Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan ini agar prajurit TNI, Keluarga Besar TNI (KBT), Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda benar- benar memahami tentang arti toleransi umat beragama, yang mana antar umat beragama dapat saling menerima, saling menghargai dan saling menghormati keyakinan masing-masing, saling tolong-menolong dan bekerjasama dengan perbedaan keyakinan agama yang ada.

“Kita semua harus dan wajib menghormati Hak Asasi Manusia terutama untuk kemerdekaan di dalam menganut Agama dan Kepercayaan telah dijamin oleh Pemerintah di dalam Undang-Undang, untuk itu seluruh warga negara harus hidup berdampingan demi menjaga kerukunan antar umat beragama,” terang Dandim.

Sementara itu, Perwira Seksi Teritorial, Kapten Inf. Adenan Pane, lebih jauh menyampaikan materi pembekalan dalam “Pembinaan Kerukunan Umat Beragama” sangat penting dalam berbangasa dan bernegara dalam keutuhan NKRI sehinggga terciptanya kesatuan dan persatuan dalam sosial masyarakat.

“Tujuan sosialisasi dan silaturahmi yang digelar agar setiap komponen warga masyarakat dapat menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama dalam menciptakan dan meningkatkan jalinan tali silaturahmi yang terbungkus dalam kebhinekaan kususnya di teritorial Tapanuli Bagian Selatan,” ucap Pasiter.

Dalam kesimpulannya kegiatan tersebut adalah peran serta dari pemerintah dan institusi lainnya serta para tokoh masyarakat untuk menciptakan kehidupan yang lebih harmonis dan serta untuk disampaikan kepada masyarakat bahaya virus Covid-19, supaya tetap mamatuhi protokol kesehatan.