HIPAKAD Sumut Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 di Sekolah Pencawan

Iklan Semua Halaman

HIPAKAD Sumut Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 di Sekolah Pencawan

14 September 2021

BUSER-NEWS – Dewan Pengurus Daerah Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat Provinsi Sumatera Utara, atau DPD HIPAKAD Sumut, dan jajarannya telah menuntaskan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan pelajar di Sekolah Pencawan, Medan, Senin (13/9).

 

Bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Nasional Masty Pencawan (YPNMP), DPD HIPAKAD Sumut telah memfasilitasi pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar di Sekolah Pencawan.

 

"Lebih dari 1.000 dosis vaksin tahap kedua disuntikkan ke para siswa dan guru, pada hari ini," ungkap Ketua DPD HIPAKAD Sumut, Tajuddin Hasan, seusai vaksinasi.

 

Vaksin tahap kedua ini diberikan pada 16 Agustus 2021 lalu setelah para siswa dan guru mendapatkan dosis tahap pertama. Tercatat lebih dari 800 siswa telah mendapatkan dosis kedua ini dan selebihnya adalah dari kalangan guru dan staf pendidikan.

 

Dari pengamatan, kegiatan vaksinasi berjalan lancar dengan waktu yang lebih cepat dari sebelumnya. Pada tahap pertama, vaksinasi dilaksanakan hingga pukul 16.30 WIB, tetapi tahap kedua ini seluruh peserta sudah siap divaksin pada sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Kelancaran vaksinasi ini, menurut Tajuddin, adalah berkat kerja sama yang semakin apik dari sejumlah pihak yang terlibat. Antara lain para pengurus HIPAKAD, personel Kodim 0201 BS Medan, panitia lokal yang terdiri dari guru Sekolah Pencawan dan Yayasan, serta tim nakes di bawah komando Waka Rumkit Putri Hijau Letkol Ckm (K) dr. Suvi Novida.

 

”Para peserta vaksin kedua,” lanjut Tajuddin, “adalah mereka yang sebelumnya mendapatkan dosis pertama, juga di Sekolah Pencawan. Adapun peserta yang mengikuti vaksinasi berasal dari Sekolah Pencawan dan sekolah-sekolah lain di sekitarnya.”

 

Dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program HIPAKAD PEDULI yang secara nasional dilaksanakan oleh DPP HIPAKAD. Bertajuk "Serbuan Vaksin Covid-19", HIPAKAD memfasilitasi kegiatan vaksinasi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sekolah Pencawan yang berada di Jalan Bunga Ncole, Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

 

Menurut Tajuddin, komitmen organisasinya memfasilitasi kegiatan ini merupakan instruksi Ketua Umum DPP HIPAKAD Hariara Tambunan. Yang mana Hariara menegaskan bahwa HIPAKAD harus bergerak nyata melakukan kegiatan untuk membantu percepatan penanganan Covid-19, di antaranya vaksinasi serta pengalangan dan distribusi sembako.

 

Dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan, termasuk vaksinasi, Tajuddin juga memastikan DPD HIPAKAD Sumut mengacu pada arahan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin.

 

Selain di Sekolah Pencawan, HIPAKAD Sumut dan jajarannya memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi untuk kalangan pelajar lain dan mahasiswa di Kota Medan. Yakni para siswa Sekolah Santo Thomas dan mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), dengan total lebih dari 6.000 dosis.

 

Sekretaris Daerah DPD HIPAKAD Sumut Darmawan Purba menambahkan, vaksinasi tahap kedua masih berlanjut untuk siswa Santo Thomas dan mahasiswa STBA. Vaksinasi tahap kedua berikutnya masing-masing akan dilaksanakan di Sekolah Santo Thomas pada Selasa-Jumat (14-17 September) dan kampus STBA pada Sabtu (18 September).

 

Ketua YPNMP, Sofiyan Perananta Pencawan, mengatakan Sekolah Pencawan sangat mengapresiasi dan bersyukur siswanya menjadi sasaran program vaksinasi yang difasilitasi HIPAKAD.

 

"Kami juga sangat berterima kasih kepada Pangdam I/Bukit Barisan, melalui Kesdam, yang telah menerjunkan vaksinator dan tim data dari Rumkit Putri Hijau untuk vaksinasi di sekolah kami," ujarnya.

 

"Vaksinasi," jelasnya, "sangat penting untuk memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity) yang menjadi salah satu strategi pemerintah dalam penanganan pandemi. Vaksinasi ini juga mendorong kesiapan Sekolah Pencawan kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka, saat waktunya nanti."

 

"Saat ini jumlah guru dan tenaga  pendidikan serta siswa di Sekolah Pencawan yang sudah mendapatkan vaksin lengkap sudah mencapai lebih dari 90%," pungkasnya.